3 Kesalahan Pebisnis Pemula Yang Perlu Diperhatikan

3 Kesalahan Pebisnis Pemula Yang Perlu Diperhatikan

Jika Anda sedang merencanakan untuk menjadi seorang pebisnis atau sudah mengawali untuk memiliki usaha sendiri, terkadang ada beberapa hal yang sebetulnya salah saat mengawali. Dengan cara pandang yang salah, otomatis saat bertindakpun biasanya juga akan salah. Mari kita pelajari apa saja kesalahan pebisnis pemula yang sering terjadi.

Biasanya pemula hanya akan melihat bisnis yang sudah jalan, sudah ramai, karyawannya banyak, ordernya lancar dll. Faktor lain yang perlu dibenahi pebisnis pemula.

Problem Awal adalah Modal

Setiap pebisnis pemula, akan melihat modal sebagai sebuah hal wajib. Memang hal tersebut tidaklah salah, setiap bentuk usaha perlu adanya permodalan. Yang jadi problem bukan modalnya, namun perlu mengetahui:

  1. Kapan Anda melengkapi modal tersebut
  2. Dari mana asal modal tersebut

Pada awal kita belum punya dana dan tidak ada modal sama sekali, biasanya kita akan berpikir uang darimana. Apakah dari pinjaman atau investor?

Modal memang perlu, namun kita perlu bijak agar tidak kita terus menerus berpikir hanya melulu tentang modal. Karena walaupun modal sudah bisa Anda penuhi, belum tentu juga modal itu dapat menghasikan sebuah keuntungan.

Jika Anda dihadapkan pada sebuah tantangan. Ada seorang investor yang siap member modal 100juta kepada Anda hari ini. Kira-kira modal itu akan Anda gunakan untuk apa? Apakah yang akan terjadi pada 3-6 bulan mendatang dengan modal tersebut? Apakah akan bisa menghasilkan profit?

Pertanyaan itu perlu bisa Anda renungkan dan Anda jawab sendiri, jika permasalahan modal akan menjadi permasalahan utama dalam usaha Anda.

Karena walaupun modal sudah tersedia di depan mata Anda, maka belum tentu modal itu akan bisa efektif membantu bisnis Anda untuk maju dan berkembang serta memberikan sebuah keuntungan.

Jadi bisnis itu kompleks, kalau Anda memiliki modal belum tentu memiliki ide bisnisnya. Kalau Anda punya modal belum tentu paham dengan produksinya, belum tentu juga jago menjualnya atau belum tentu bisa mengelola keuntungannya, dll. Itulah kesalahan pebisnis pemula tentang permodalan.

Terlalu Memaksakan Diri

Biasanya pebisnis pemula akan mengambil keputusan membuka sebuah usaha dengan modal tertentu. Katakanlah 100juta. Ini digunakan untuk sewa, kulak, bayar operasional dll. Namun karena tidak ada modalnya, akhirnya memaksakan diri dengan meminjam atau berhutang.

Nah, seorang pengusaha pemula juga haram hukumnya untuk terlalu memaksakan diri membangun bisnis tanpa skil dan pengetahuan yang cukup.

Jika hal ini terjadi, maka Anda akan membayar cukup mahal keputusan Anda itu. Kemungkinan Anda akan tergerusnya keuntungan untuk membayar hal-hal yang diluar kendali usaha Anda. 2-5 tahun mendatang Anda perlu mengangsur untuk menutup hutang Anda.

Solusi untuk pengusaha pemula yang dapat Anda ikuti adalah, jika Anda hanya kekuatannya 10 juta jangan memaksakan diri untuk bangun bisnis yang skala 100 jutaan. Intinya dari awal Anda perlu sesuaikan kapasitas dan kemampuan Anda.

Simak: Cara Bisnis Butik Online

Salah Saat Memulai

Kecenderungan seorang pengusaha pemula adalah memulainya dari belakang. Persiapan tempat, persiapan perijinan, persiapan produksi, rekrut banyak karyawan dll. Apakah ini keliru? Tidak ada yang salah, namun belum tentu benar. Hal-hal tersebut akan menjadi sebuah kekeliruan fatal, jikalau Anda belum mengetahui cara memperoleh pemasukkannya darimana.

Jadi Anda perlu membalik cara berpikir dan cara kerja kita agar jalan menjadi pengusaha menjadi lebih masuk akan. Kita perlu skil yang mumpuni untuk menciptakan pemasukkan atau profit sebelum memikirkan pengeluaran yang akan terjadi.

Yang pertama dan awal perlu Anda pikirkan antara lain:

  1. Yang akan membeli produk Anda siapa?
  2. Usianya berapa?
  3. Mereka tinggalnya dimana?
  4. Mereka menggunakan social media apa saja?
  5. Kebiasaan mereka bagaimana dll

Kesimpulan dan solusi mengatasi kesalahan pebisnis pemula

Kalau sekarang Anda sedang membuka bisnis dan profitnya sangat kecil apalagi malah rugi dan menanggung hutang. Akan lebih baik Anda kembali saja bekerja ikut orang, sambil menimba ilmu lagi dan mengumpulkan modal.

Misalnya nih, sekarang Anda berencana membuka bisnis clothing atau sepatu atau baju anak, baju muslim dll. Hanya punya modal dibawah 10 juta.

Daripada Anda bingung sewa tempat, menggaji karyawan, biaya operasional lainnya. Akan lebih baik katakanlah misalnya Anda mulai dahulu untuk stok senilai 3 juta, kemudian mulailah belajar dan testing bagaimana memasarkan produk lewat social media.

3 juta yang lain dapat Anda gunakan untuk iklan lewat facebook atau instagram (tergantung strategi pasarnya). Anda genjot dan belajar hingga mahir bagaimana cara beriklan yang profit. Dan uang sisanya untuk cadangan hidup.

Baca nih: Taktik dan Strategi dalam Pemasaran Digital

Nah, lambat laun Anda akan mulai terlihat profitnya. Jika sudah mulai ada keuntungan, siap-siaplah untuk scale up agar bisnis Anda makin untung dan berkembang.

Sederhanakan cara berpikir Anda, mulailah dari yang Anda bisa. Jangan mikir yang terlalu rumit. Bagaimana cara mengurus perijinan, bagaimana mengelola banyak karyawan, dll. Namum malah lupa bagaimana cara menjual produk Anda.

Jadi kesalahan pebisnis pemula diatas dapat Anda hindari dan Anda akan makin teruji menjadi seorang wirausahawan yang mumpuni. Selamat berusaha …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!
Info Chat Disini